Rabu, 01 Januari 2014

KEBURU LESAP

by. Ang Jasman

jelas
tak semua manusia sempat menuliskan
kata tamat di penghabisan tarikan nafas
ketiba-tibaan memburamkan angka di almanak.

mungkin
tak ada senyum terakhir atau lambaian
tangan keburu terkulai dan tubuh layu
mentari selalu sabar menunggu datangmu.

riuh
kini angin berderai-derai di pucuk-pucuk bambu
tinggalkan gundukan tanah merah dan basah
esok keluargamu bikin nisan dan menuliskan.

itu doa
di bibirmu kedap
nama itu
keburu lesap.

2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar